Download Gratis Buku Islam lay out :

blog ini berisi materi-materi dakwah islam yang wajib dimiliki para mahasiswa, dai, penceramah, pelajar dan kalangan umum yang ingin dan sedang mempelajari islam, dan semua isinya bisa di download secara gratis

Selasa, 13 Februari 2018

Hal-Hal Yang Membatalkan ke Islaman

Februari 13, 2018 0
Hal-Hal Yang Membatalkan ke Islaman
Segala puji bagi Allah U , Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada nabi yang terahir Muhammad r, para keluarga dan para Sahabat beliau, serta kepada orang- orang yang setia mengikuti petunjuk beliau.

Selanjutnya : ketahuilah, wahai saudaraku kaum muslimin, bahwa Allah U telah mewajibkan kepada seluruh hamba – hambaNya untuk masuk ke dalam agama Islam dan berpegang teguh denganya serta berhati –hati untuk tidak menyimpang darinya.

Allah juga telah mengutus NabiNya Muhammad r untuk berdakwah ke dalam hal ini, dan memberitahukan bahwa barang siapa bersedia mengikutinya akan mendapatkan petunjuk dan barang siapa yang menolaknya akan sesat.

Allah juga mengingatkan dalam banyak ayat- ayat Al-Qur’an untuk menghindari sebab- sebab kemurtadan, segala macam kemusyrikan dan kekafiran.

Para ulama rahimahumullah telah menyebutkan dalam bab hukum kemurtadan, bahwa seorang muslim bisa di anggap murtad ( keluar dari agama Islam) dengan berbagai macam hal yang membatalkan keislaman, yang menyebabkan halal darah dan hartanya dan di anggap keluar dari agama Islam.

Yang paling berbahanya dan yang paling banyak terjadi ada sepuluh hal, yang di sebutkan oleh Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para ulama lainnya, dan kami sebutkan secara ringkas, dengan sedikit tambahan penjelasan untuk anda, agar anda dan orang – orang selain anda berhati hati dari hal ini, dengan harapan dapat selamat dan terbebas darinya.

Download bukunya disini     


Download gratis buku-buku lainnya disini :

4. Tauhid
7. Berita Seputar Islam        

Tentang Tasawuf

Februari 13, 2018 0
Tentang Tasawuf
Ibadah merupakan hak Allah atas hamba-Nya dan manfaatnya akan kembali kepada mereka. Siapa yang menolak beribadah kepada Allah, dia adalah orang yang takabbur (sombong). Siapa yang beribadah kepada Allah dan (juga) beribadah kepada yang selain-Nya, dia adalah orang musyrik. Siapa  yang beribadah kepada Allah semata tidak dengan apa yang Allah syariatkan, maka dia adalah pelaku bid’ah. Siapa yang beribadah kepada Allah semata dengan apa yang Allah syari’atkan, dia adalah mu’min sejati.

Ketika seorang hamba sangat membutuhkan ibadah dan tidak mungkin bagi mereka untuk mengetahui sendiri hakekatnya yang diridhoi Allah ta’ala dan yang sesuai dengan agama ini, maka masalah ini tidak diserahkan begitu saja kepada mereka, karena itu Allah mengutus para rasul kepada hamba-hamba-Nya dan menurunkan kitab-kitab-Nya untuk menjelaskan hakikat ibadah, sebagaimana firman-Nya :

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : “ Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah Thagut[1]) itu“ (An-Nahl: 36)

"Dan kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”. (Al-Anbiya: 25)

Siapa yang menentang apa yang disampaikan para Rasul dan apa yang diturunkan dalam Kitab-Kitab-Nya tentang ibadah kepada Allah,  kemudian dia beribadah kepada Allah semata-mata berlandaskan seleranya atau apa yang diingini hawa nafsunya atau apa yang dihias setan-setan manusia dan jin, maka dia telah sesat dari jalan Allah. Ibadah seperti itu pada hakekatnya bukan beribadah kepada Allah, akan tetapi beribadah kepada hawa nafsunya:

“Dan siapakah yang lebih sesat  daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun” (Al-Qhashash: 50)

Manusia jenis ini tergolong banyak, pelopornya adalah orang-orang Nashrani (Kristen) dan mereka yang sesat dari golongan umat ini seperti orang-orang tasawuf. Karena mereka telah menetapkan untuk mereka sendiri batasan ibadah yang bertentangan dengan apa yang Allah syari’atkan. Hal tersebut banyak mereka lakukan dalam penampilan-penam-pilan mereka. Kesesatan mereka akan semakin tampak manakala dijelaskan hakikat ibadah yang Allah syari’atkan melalui lisan Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam serta penyimpangan dari hakikat ibadah  yang dilakukan kalangan tasawuf saat ini .


 Download Bukunya Disini

Kumpulan eBook Islami Yang Wajib Anda Miliki

Februari 13, 2018 0
Kumpulan eBook Islami Yang Wajib Anda Miliki
Bagi Anda aktifis dakwah Islam, mahasiswa maupun umum, atau Anda yang sedang memiliki ghiroh tinggi untuk belajar Islam. Miliki secara gratis buku-buku Islami sebagai bekal dan referensi Anda :

   1.  100 Tokoh paling berpengaruh di dunia   : download 

   2.  Indexs Alquran                                         : download

   3.  Arbain                                                       : download

   4. Kumpulan artikel Islami                            : download

   5. Biarkan jenggot Anda Memanjang            : download

   6. Cara memahami Utsul Tsalasah                 : download

   7. Dialog Trinitas                                           : download

   8. Fakta - Perbandingan Agama                     : download

   9. Tentang Jamaah Tabliq                               : download

  10. Hadist Web                                                : download

  11. Tentang Syi'ah                                           : download

  12. Kajian Islam                                              : download

  13. Kebenaran Untuk Anak                             : download

  14. Kritik Bibel                                               : download

  15. Kumpulan eBook Islami                           : download

  16. Kumpulan Fatwa Islam                             : download

  17. Matematika Alam Semesta                       : download

  18. Raih Kemuliaan melalui Jihad                  : download

  19. Panduan Kesehatan Muslimah                  : download

  20. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)               : download

  21. Yusuf Al Qordhowi                                   : download

  22. Tentang Salafi                                           : download

  23. The Da Vinci Code                                    : download   

Itulah buku-buku (eBook) Islami yang wajib Anda miliki secara gratis.


Minggu, 11 Februari 2018

Hal Apa Sajakah Yang Membatalkan ke Islaman Anda? Segera Download

Februari 11, 2018 0
Hal Apa Sajakah Yang Membatalkan ke Islaman Anda? Segera Download
setidaknya ada 10 hal yang bisa membatalkan syahadat yang bisa saja tanpa kita sadari.

Syirik dalam beribadah kepada ALlah SWT

Syirik adalah termasuk dosa besar. Karena dia menyamakan ALlah (sebagai khalik) dengan manusia atau benda (sebagai makhluk). ALlah berfirman, “Sesungguhnya ALlah tidak mengampuni dosa orang yang menyekutukan Dia dengan sesuatu, dan mengampuni dosa-dosa lainnya bagi yang Dia kehendaki.” (An-Nisa’: 116)

Menjadikan suatu benda (makluk) sebagai perantara antara dirinya dengan Robbnya

Orang-orang seperti ini, biasanya selalu menempatkan benda-benda atau makhluk ciptaan ALlah sebagai perantara antara dirinya dengan ALlah. Misalnya dengan berdo’a atau memohon ampun dan meminta syafaat melalui benda itu. Baik melalui benda mati atau benda hidup. Termasuk manusia atau hewan sekalipun. Meminta kaya dengan keris atau jimat. Meminta diberi panjang umur, cepat mendapat jodoh melalui makam-makan orang yang sudah mati.

Di beberapa kota di Indonesia, bahkan dikenal adat berebut kotoran hewan atau berebut air bekas cucian keris warisan raja-raja agar mendapatkan barakah. Perbuatan seperti ini sama halnya menundukkan benda setara dengan Robbnya. Sikap seperti ini merupakan salah satu pembatal keislaman.

Selengkapnya Download KLIK Dibawah Ini :
Hal Apa Sajakah Yang Membatalkan ke Islaman Anda? Segera Download

Inilah Buku Bagus “JANGAN DEKATI ZINA”

Februari 11, 2018 0
Inilah Buku Bagus “JANGAN DEKATI ZINA”
Di dalam kitabnya “Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘an Ad Dawaa’ Asy Syafi ”, Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengungkapkan tentang :

Bahaya Zina

Melihat bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh zina merupakan bahaya yang tergolong besar, disamping juga bertentangan dengan aturan universal yang diberlakukan untuk menjaga kejelasan nasab ( keturunan ), menjaga kesucian dan kehormatan diri, juga mewaspadai hal hal yang menimbulkan permusuhan serta perasaan benci diantara manusia, disebabkan pengrusakan terhadap kehormatan istri, putri, saudara perempuan dan ibu mereka, yang ini semua jelas akan merusak tatanan kehidupan.

Melihat hal itu semua, pantaslah bahaya zina itu – bobotnya – setingkat dibawah pembunuhan. Oleh karena itu, Allah I menggandeng keduanya di dalam Al Qur’an, juga Rasulullah r dalam keterangan hadits beliau.

Al Imam Ahmad berkata : “Aku tidak mengetahui sebuah dosa – setelah dosa membunuh jiwa – yang lebih besar dari dosa zina.”

Dan Allah menegaskan pengharamannya dalam firmanNya :

“Dan orang orang yang tidak menyembah Tuhan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya ) kecuali dengan ( alasan ) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat ( pembalasan ) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam  kaedaan  terhina  kecuali orang orang yang bertaubat ” ( QS. Al Furqon, 68 –70 ).

Dalam ayat tersebut, Allah I menggandengkan zina dengan syirik dan membunuh jiwa, dan vonis hukumannya adalah kekal dalam azab yang berat yang dilipat gandakan, selama pelakunya tidak menetralisir hal tersebut dengan cara bertaubat, beriman dan beramal shaleh.
          Allah I berfirman :

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji ( fahisyah ) dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra’, 32 ).

Di sini Allah I menjelaskan tentang kejinya zina, karena kata “fahisyah” maknanya adalah perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat yang tinggi dan diakui kekejiannya oleh setiap orang yang berakal, bahkan oleh sebagian banyak binatang.
sebagaimana disebutkan oleh Imam Bukhori dalam kitab shohehnya, dari Ami bin Maimun Al Audi, ia berkata : “Aku pernah melihat – pada masa jahiliyah – seekor kera jantan yang berzina dengan seekor kera betina, lalu datanglah kawanan kera mengerumuni mereka berdua dan melempari keduanya sampai mati.”

Kemudian Allah I juga memberitahukan bahwa zina adalah seburuk buruk jalan, karena merupakan jalan kebinasaan, kehancuran dan kehinaan di dunia, siksaan dan azab di akhirat.
Dan karena menikahi mantan istri istri ayah itu termasuk perbuatan yang sangat jelak sekali, sehingga Allah I secara husus memberikan “cela” tambahan bagi orang yang melakukannya.
Allah I berfirman ( setelah secara tegas melarang kaum muslimin untuk menikahi istri istri ayah mereka, pent.) :

“Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk buruk jalan ( yang ditempuh ).” ( QS. An Nisa’, 22 ).

Allah I juga menggantungkan keberuntungan seorang hamba pada kemampuannya dalam menjaga kehormatannya, tidak ada jalan menuju keberuntungan tanpa menjaga kehormatan.

Allah I berfirman :
“Sesungguhnya beruntunglah orang orang yang beriman,       ( yaitu ) orang orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang orang yang menjauhkan diri dari ( perbuatan dan perkataan ) yang tiada berguna, dan orang orang yang menunaikan zakat, dan orang orang yang menjaga kemaluannya kecuali terhadap istri istri mereka, atau budak budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa yang mencari yang dibalik itu, maka mereka itulah orang orang yang melampaui batas.” ( QS. Al Mu’minun, 1 – 7 ).

Dalam ayat ayat ini ada tiga hal yang diungkapkan :
Pertama : bahwa orang yang tidak menjaga kemaluannya, tidak termasuk orang yang beruntung.
Kedua : dia termasuk orang yang tercela.
Ketiga : dia termasuk orang yang melampaui batas.

Jadi, dia tidak akan mendapat keberuntungan, serta berhak mendapat predikat “melampaui batas”, dan jatuh pada tindakan yang membuatnya tercela. Padahal beratnya beban dalam menahan syahwat itu, lebih ringan ketimbang menanggung sebagian akibat yang disebutkan tadi.
Selain itu pula, Allah I telah menyindir manusia yang selalu berkeluh kesah, tidak sabar dan tidak mampu mengendalikan diri saat mendapatkan kebahagiaan, demikian pula kesusahan. Bila mendapat kebahagiaan dia menjadi kikir, tak mau memberi, dan bila mendapat kesusahan, dia banyak mengeluh. Begitulah sifat umum manusia, kecuali orang orang yang memang dikecualikan dari hamba hambaNya, yang diantaranya adalah mereka yang disebut di dalam firmanNya :

“Dan orang orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri istri mereka atau budak budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa yang mencari dibalik itu maka mereka itulah orang orang yang melampaui batas.” ( QS. Al Ma’arij, 29 – 31 ).

Oleh karenanya, Allah I memerintahkan Rasulullah r untuk memerintahkan orang orang mu’min agar menjaga pandangan dan kemaluan mereka, juga diberitahukan kepada mereka bahwa Allah I selalu menyaksikan amal perbuatan mereka.

“Dia mengetahui ( pandangan ) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” ( QS. Ghafir, 19 ).

Dan karena ujung pangkal perbuatan zina yang keji ini dari pandangan mata, maka Allah I lebih mendahulukan perintah untuk memalingkan pandangan mata sebelum perintah untuk menjaga kemaluan, karena banyak musibah besar yang asal muasalnya adalah dari pandangan ; seperti kobaran api yang besar asalnya adalah percikan api yang kecil. Mulanya hanya pandangan, kemudian hayalan, kemudian langkah nyata, kemudian terjadilah musibah yang merupakan kejahatan besar ( zina ).

Oleh karena itu, ada yang mengatakan bahwa barang siapa yang bisa menjaga empat hal, maka berarti dia telah menyelamatkan agamanya: Al Lahazhat ( pandangan pertama ), Al Khatharat ( pikiran yang terlintas di benak ), Al Lafazhat ( ungkapan yang diucapkan ), Al Khuthuwat ( langkah nyata untuk sebuah perbuatan ).

Dan seyogyanya, seorang hamba Allah itu bersedia untuk menjaga dirinya dari empat hal di atas dengan ketat, sebab dari situlah musuh akan datang menyerangnya, merasuk kedalam dirinya dan merusak segalanya.

SILAHKAN DOWNLOAD BUKUNYA SECARA GRATIS :

Inilah Buku Bagus “JANGAN DEKATI ZINA”




Yuk Download Gratis Buku "Beberapa Nasehat Untuk Keluarga Muslim"

Februari 11, 2018 0
Yuk Download Gratis Buku "Beberapa Nasehat Untuk Keluarga Muslim"
Buku yang sangat dibutuhkan untuk membangun keluarga Islami sehingga menjadi Sakinah Mawadah wa Rohmah ini ditulis oleh Syech Yusuf Bin Abdullah At-Turky.

Segala puji bagi Allah. Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Rasulullah, para keluarga dan para sahabat beliau, serta  kepada orang-orang yang mengikuti jalan dan petunjuk beliau sampai hari pembalasan.

Selanjutnya; Islam telah memberikan perhatian yang besar terhadap wanita muslimah dan memuliakannya, baik ia sebagai anak, saudara, isteri, maupun ibu. Islam juga telah memperhatikan hak-haknya serta menjelaskan kewajiban-kewajibannya. Maka segala puji bagi Allah atas pemberian nikmat Islam. Dalam hadits shahih dari Rasulullah e beliau bersabda :
“Pergauilah para wanita dengan baik.” (muttafaq alaih).

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik terhadap isteri-isterinya (wanita-wanita mereka).” (riwayat Tirmizi, dan katanya: hadis hasan shahih).

Untuk itu, saya merasa senang sekali untuk menyampaikan beberapa nasehat ini untuk keluarga muslim, terutama  para wanita. Semoga Allah mendatangkan manfaat dengannya. Sesungguhnya Robbku Maha Dekat, Maha Mengabulkan dan Mendengar do’a hambaNya.

Aku memohon kepada Allah agar memberi petunjuk kepada kita semua jalan yang lurus, menjauhkan yang batil dari kita, menunjukkan yang haq dalam segala urusan kita, mematikan kita dalam keadaan berpegang teguh pada agama Islam, mengumpulkan kita bersama orang-orang yang shaleh. Sesungguhnya Robbku Maha Mendengar akan do’a hambaNya.

Saudara-saudaraku seiman, Allah s.w.t. telah berfirman:“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka(adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain, mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka akan mendapatkan rahmat (kasih saying) Allah. Sesunggunya Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.” (At- Taubah: 9:71).

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah bersaudara.”(Al-Hujurat:10).

Dari Abu Ruqayah Tamim bin Aus Addari r.a. Bahwa Nabi saw bersabda : “agama itu adalah nasehat. Kami bertanya : “untuk siapa?’ beliau menjawab: “Untuk Allah, kitabNya, RasulNya, para imam orang-orang Islam dan untuk orang-orang awam mereka.” (riwayat Muslim).

Dari Jabir bin Abdillah e. berkata : “Saya telah berbaiat kepada Nabi e untuk mendirikan shalat, menunaikan zakat dan memberi nasehat kepada setiap muslim.” (muttafaq alaih).

Aku mohon kepada Allah, agar menunjukkan kita pada jalan yang lurus, menjauhkan kita dari yang batil, menunjukkan kita yang haq dalam seluruh urusan kita, mamatikan kita dalam keadaan muslim, dan menggabungkan kita bersama orang-orang yang shaleh. Sesunguhnya Robbku Maha dekat, Maha Mengabulkan dan mendengar do’a.

 SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD SECARA GRATIS :

 Beberapa Nasehat Untuk Keluarga Muslim





Buku Bagus, Mendidik Anak Secara Islam

Februari 11, 2018 0
Buku Bagus, Mendidik Anak Secara Islam
Remaja adalah aset masyarakat dan bangsa. Tetapi, bila tidak di bimbing dan diarahkan remaja justru akan menjadi kekuatan perusak yang sangat membahayakan; merusak dirinya sendiri, orang lain serta lingkungan sekitarnya.

Seorang ahli hikmah berkata : “Sesungguhnya remaja, kekosongan dan kekayaan berpotensi merusak dengan berbagai bentuk kerusakan.” Terbukiti; tawuran antar pelajar, bahkan belakangan antar mahasiswa, bentrok antar gang hingga pembakaran dan penjarahan, minum-minuman keras, pil penenang dan sebagainya kebanyakan pelakunya adalah kaum remaja. Sisi inilah yang sesungguhnya harus menjadi perhatian serius setiap orang tua.

Seorang remaja yang tidak dibimbing dan diarahkan adalah laksana musafir di tengah gurun sahara yang kehabisan bekal, kehausan, kelaparan dan tak tahu arah jalan. Betapa tidak, ketika masa kanak-kanak, ia sama sekali tidak tahu makna hidup kecuali sekedar untuk bermain dan berteman. Ia juga tidak begitu mempedulikan kondisi fisiknya, yang penting baginya adalah senang. Tetapi begitu ia menginjak usia baligh, semuanya berubah. Ia yang dahulunya tak mengenal tanggung jawab, kini harus bertanggung jawab atas segalanya, atas dirinya sendiri dan segenap amal perbuatan yang dilakukannya. Ia dahulunya tak dikenakan sangsi dosa, kini harus menanggung dosa dan hukuman bila melakukan perbuatan mungkar atau kesalahan. Belum lagi ia harus mengenali lebih jauh perkembangan jiwanya, keinginan-keinginan dan harapan-harapannya, yang  jika ia tidak berhati-hati akan terperangkap pada jerat hawa nafsu serta keinginan rendah duniawi. Lalu, ia harus pula memahami perubahan fisiknya, kemudian hukum-hukum yang berkaitan dengannya, baik sebagai remaja putera maupun puteri.

Hal-hal di atas itulah diantara problem besar remaja. Ironisnya, problem besar remaja itu malah ditambah dan didukung oleh banyaknya buku-buku, majalah dan tabloid yang menghambur keinginan-keinginan tak mendidik kepada remaja, menawarkan pola hidup konsumtif dan hedonis, penuh hura-hura dan foya-foya. Sedang para penerbit buku dan pengelola berbagai majalah dan tabloid itu, tidak ada yang dipikirkan kecuali keuntungan material dan memanjakan remaja dengan hawa nafsu. Akhirnya terbentuklah suatu image yang umum di kalangan remaja, masa remaja adalah masa untuk bersenang-senang, bercinta dan berpacaran. Padahal seorang remaja, sejalan dengan perkembangan nafsu biologisnya maka bertambah pula orientasinya kepada agama. Dan demikianlah, Allah meletakkan fitrah ini sejalan dengan masuknya masa puber di kalangan remaja. Dan seandainya kita buka lembaran sejarah kehidupan remaja para sahabat dan salafus shaleh, kita akan dapati kenyataan kongkrit dalam hal tersebut. (Baca, PUBERTAS BEBERAPA TELADAN DARI KEHIDUPAN PEMUDA).

Tetapi, bagaimanapun, dakwah ahlul bait itu telah sangat berhasil. Bahkan meski begitu, mereka tak puas diri. Berbagai metode dan terobosan baru terus mereka tawarkan untuk memanjakan, malalaikan dan merusak hidup para remaja. Sementara di sisi lain, sangat jarang didapatkan bacaan Islami yang bisa mengarahkan kehidupan para remaja yang memang mereka masih sedang mencari eksistensi dirinya itu.
       
Buku di hadapan pembaca ini adalah di antara buku bacaan yang sangat jarang itu. Buku ini sepanjang pengetahuan penerjemah – wallahu a’lam - adalah di antara bacaan kontemporer terbaik tentang kehidupan dan masa remaja. Berbagai sisi kehidupan remaja diperbincangkan dengan sangat terbuka dan apa adanya, baik yang menyangkut masalah perubahan fisik, kejiwaan dan berbagai dampaknya, hubungannya dengan orang tua sampai tentang hukum-hukum yang berkaitan dengannya. Lebih menarik lagi, buku ini ditulis dalam bentuk dialog antara anak dengan orang tuanya. 

Dialog-dialognya begitu mengalir, sehingga sama sekali tak ada kesan menggurui, suatu sikap yang sangat disukai oleh para remaja. Dan tampaknya, pengarang secara kongkrit ingin menunjukkan kepada pembaca tentang pentingnya perhatian orang tua terhadap anaknya, yang di antaranya dengan sering melakukan komunikasi dan dialog.

Paling tidak, dengan  hadirnya edisi Indonesia buku ini di tangan pembaca, penerjemah dapat berharap semoga ia ikut memberi arah kehidupan para remaja. Tidak saja untuk meraih prestasi dunia, tetapi –dan ini yang lebih asasi- untuk meraih prestasi akhirat. Dan semoga pula ia menjadi pemberat timbangan kebaikan penulisnya, juga penerjemahnya pada suatu hari yang tiada berguna harta dan anak-anak kecuali yang datang kepada Tuhannya dengan hati yang bersih.

Akhirnya, tiada gading yang tak retak, tegur sapa dari para pembaca sangat kami harapkan demi perbaikan buku ini pada cetakan-cetakan selanjutnya.

Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia. Amin.

SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD SECARA GRATIS :

 mendidik anak secara islami